Postingan

Fathul Baari 36 Jilid (Lengkap)

Gambar
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahiihul Bukhari merupakan kitab hadits yang paling otentik di muka bumi ini.  Penulisnya Imam al Bukhari, hanya mencantumkan hadits-hadits shahih di dalamnya dengan syarat syarat periwayatan (transmisi) yang begitu ketat. Bahkan, untuk memantapkan pilihannya beliau tidak segan segan untuk shalat istikharah dua rakaat setiap akan mencantumkan haditsnya di kitabnya itu sebagi bukti keseriusan dan pertanggung jawaban beliau di hadapan Allah SWT.  Maka sangatlah wajar apabila kitab ini dinobatkan sebagai kitab yang kandungannya paling otentik setelah kitab suci al-Quran. Dan, pantaslah kiranya setiap usaha untuk melemahkan kitab ini selalu terbantahkan.  Ribuan hadits terkandung di dalamnya, beberapa di antaranya sangat sulit bagi orang awam untuk memahami maknanya, lebih lebih menyelaminya. Padahal, dari awal sampai akhir, kitab ini menyuguhkan banyak sekali pelajaran dan faedah yang sangat berguna bagi kehidupan seorang muslim dan umat manusia secara ke

Shahih Tharikh Ath-Thabari

Gambar
Al-hamdullilah kami ucapkan sebagai rasa syukur kami kepada Allah SWT yang telah banyak mernberikan kemudahan dalam proses terjemah dan editing kirab Shahih Tarikh Ath-Thafuriini. Salam dan shalawat kita mohonkan kepada Allah SWT, semoga tercurah pada sang penyelamat manusia dari era kegelapan kepada era pencerahan, Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabahrya, serta orrng-oarang yang mengikuti jejak mereka. "Orang yang bijak adalah orang yang tidak melupakan sejarahnya". Itulah untaian kata bijak yang sering kita dengar rnanakala hendak mernbahas sejarah yang berisi kumpulan peristiwa kejayaan dan kehancuran suatu bangsa dalam kurun waktu tertentu. Tidak terkecuali Islam, sebagai sebuah ajaran dan ideologi yang memiliki sejarah unik, yang menjadi potret manifestasi dari ajaran dan ideologi tersebut. Salah satu buku yang menjadi ensiklopedi sejarah Islam lengkap adalah karya Imam Abu Ja'far Ath-Thabari yang berjudul Shahih Tarikh  Ath-Thabari, yang berisikan rentetan r

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam

Gambar
Sirah Nabawiyah adalah rekaman seluruh mata rantai perjalanan Nabi besar Muhammad  Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dari kecil, remaja, dewasa, pernikahan, menjadi Nabi, perjuangannya yang heroik dan tantangan-tantangan besar yang dilaluinya, hingga wafatnya. Membaca Sirah Nabawiyah, bagaikan menelusuri tapak-tapak kehidupan Sang Rasul secara detail dan rinci. Membaca sirah Nabi, laksana mengurai perjalanan hidup Sang Nabi yang penuh warna. Perjalanan hidup yang kaya nuansa. Perjalanan hidup yang penuh cita rasa. Dan yang menjadi keunggulan Sirah Nabawiyah ini adalah ia merekam betul bagaimana prosesi ayat-ayat Al-Qur’an yang turun kepada Nabi sehingga kita bias mengetahui konteks ayat-ayat tersebut. Sirah Nabawiyah atau yang lebih dikenal dengan “Sirah Ibnu Ishaq” yang ditahqiq dan disyarah Ibnu Hisyam lalu dinamai olehnya “Sirah Ibnu Hisyam” (yang dilengkapi takhrij hadis dari ahli hadis (Al-Muhaddits) berkaliber dunia Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani) yang kini ada di hadapan A